Tuesday, 6 October 2026
Kembali ke Beranda

Marvel Siapkan Generasi Baru X-Men di MCU, Era Mutant Baru Mulai Dibentuk

Setelah membawa kembali sejumlah wajah X-Men era Fox, Marvel Studios mulai membangun tim mutant generasi baru yang akan menjadi bagian penting masa depan MCU.

Arya Permana

Arya Permana

Kritikus Film

5 menit baca
44
Marvel Siapkan Generasi Baru X-Men di MCU, Era Mutant Baru Mulai Dibentuk

Marvel Studios tampaknya sudah memiliki jawaban untuk salah satu pertanyaan terbesar setelah Multiverse Saga berakhir: siapa yang akan menjadi wajah baru MCU?

Salah satu jawabannya kemungkinan besar adalah X-Men.

Setelah bertahun-tahun memperkenalkan mutant secara perlahan, Marvel kini mulai membentuk generasi baru X-Men yang nantinya akan memiliki dunianya sendiri di Marvel Cinematic Universe.

Menariknya, Marvel tidak langsung meninggalkan versi lama.

Sebaliknya, sejumlah karakter dari era film X-Men produksi Fox masih digunakan sebagai jembatan sebelum tim mutant generasi berikutnya benar-benar mengambil alih.

X-Men Lama Masih Kembali di Avengers: Doomsday

Sebelum versi baru X-Men diperkenalkan sepenuhnya, penonton akan kembali bertemu sejumlah wajah lama dalam Avengers: Doomsday.

Marvel telah mengonfirmasi kembalinya beberapa pemeran dari film-film X-Men terdahulu.

Patrick Stewart kembali sebagai Charles Xavier, Ian McKellen sebagai Magneto, James Marsden sebagai Cyclops, Rebecca Romijn sebagai Mystique, Kelsey Grammer sebagai Beast, dan Alan Cumming sebagai Nightcrawler.

Mereka akan bergabung dengan karakter MCU lain dalam konflik besar yang melibatkan Doctor Doom.

Kehadiran mereka membuat Avengers: Doomsday terlihat seperti salah satu pertemuan terbesar antara era lama film Marvel dan dunia MCU saat ini.

Namun, tim tersebut tampaknya bukan X-Men yang akan digunakan Marvel untuk jangka panjang.

Marvel Ingin X-Men yang Lebih Muda

Presiden Marvel Studios Kevin Feige sebelumnya sudah memberi gambaran tentang arah film X-Men berikutnya.

Marvel ingin membangun tim yang lebih muda.

Pendekatan tersebut memungkinkan studio memperkenalkan karakter seperti Cyclops, Jean Grey, dan mutant lainnya sejak fase awal kehidupan mereka, bukan langsung sebagai superhero berpengalaman.

Strategi ini juga masuk akal jika Marvel ingin menjadikan X-Men sebagai salah satu fondasi MCU untuk satu dekade berikutnya.

Selama bertahun-tahun, posisi tersebut diisi oleh karakter seperti Iron Man, Captain America, dan Thor.

Generasi berikutnya bisa memiliki pusat yang berbeda.

Dan X-Men berpotensi menjadi salah satunya.

Sadie Sink Jadi Bagian Awal Generasi Baru

Salah satu perkembangan terbesar datang dari Sadie Sink.

Bintang Stranger Things tersebut kini memainkan Jean Grey dalam MCU setelah karakternya diperkenalkan melalui Spider-Man: Brand New Day.

Sink juga sudah membicarakan masa depan karakter tersebut dan keterlibatannya dengan proyek X-Men yang sedang dikembangkan Marvel.

Jean Grey tentu bukan karakter kecil dalam dunia mutant.

Dalam berbagai versi komik maupun film sebelumnya, ia merupakan salah satu anggota paling penting X-Men dan memiliki hubungan erat dengan Cyclops, Professor X, Wolverine, hingga kekuatan Phoenix.

Karena itu, kemunculannya memberi indikasi bahwa Marvel tidak sekadar memasukkan mutant sebagai cameo.

Mereka sedang mulai membangun fondasinya.

Emma Frost Juga Mulai Disiapkan

Nama berikutnya adalah Emma Frost.

Deadline melaporkan bahwa Samara Weaving dipilih untuk memainkan karakter tersebut dalam film X-Men terbaru Marvel.

Emma Frost merupakan salah satu karakter mutant paling kompleks dalam komik Marvel.

Ia pernah berada di sisi antagonis, menjadi bagian dari Hellfire Club, hingga akhirnya memiliki posisi penting dalam perjalanan X-Men.

Masuknya karakter seperti Emma juga menunjukkan bahwa Marvel kemungkinan tidak ingin mengulang susunan film X-Men lama secara persis.

Dunia mutant MCU bisa dibangun dengan kombinasi karakter familiar dan tokoh yang sebelumnya belum mendapatkan ruang sebesar itu di layar lebar.

Siapa Cyclops dan Wolverine Baru?

Di sinilah sebagian besar informasinya masih berada di wilayah spekulasi.

Berbagai nama sudah beredar sebagai kandidat untuk Cyclops, Wolverine, Professor X, hingga anggota X-Men lainnya.

Namun, tidak semua laporan casting tersebut sudah mendapatkan konfirmasi resmi dari Marvel Studios.

Karena itu, penting membedakan antara pemeran yang sudah terikat dengan proyek dan nama-nama yang masih beredar sebagai rumor.

Marvel sendiri kemungkinan akan berhati-hati menentukan pemeran Wolverine.

Hugh Jackman sudah sangat identik dengan karakter tersebut sejak film X-Men pertama pada 2000 dan kembali mengenakan kostumnya dalam Deadpool & Wolverine.

Menggantinya berarti Marvel harus menemukan pendekatan yang cukup berbeda agar Wolverine versi baru tidak terasa seperti sekadar duplikasi.

Jake Schreier Akan Mengarahkan Era Baru X-Men

Film X-Men MCU akan diarahkan oleh Jake Schreier, sutradara Thunderbolts*.

Schreier sudah mulai mengembangkan proyek tersebut sejak 2025.

Perkembangan berikutnya menunjukkan Lee Sung Jin dan Joanna Calo ikut mengerjakan versi terbaru naskah film tersebut.

Keterlibatan mereka menarik karena keduanya memiliki pengalaman pada cerita yang lebih berfokus pada hubungan karakter dan konflik personal.

Jika pendekatan serupa diterapkan kepada X-Men, Marvel memiliki peluang untuk membawa franchise ini kembali ke tema dasarnya.

X-Men sejak awal bukan hanya cerita tentang superhero berkekuatan khusus.

Kisah mutant selalu berkaitan dengan identitas, diskriminasi, rasa takut terhadap kelompok yang berbeda, serta pertanyaan tentang bagaimana manusia dan mutant bisa hidup bersama.

Secret Wars Bisa Menjadi Titik Pergantian

Perubahan besar diperkirakan terjadi setelah Avengers: Secret Wars.

Kevin Feige sebelumnya mengatakan Marvel akan melakukan semacam penataan ulang terhadap sejumlah karakter setelah film tersebut.

Ia menghindari menyebutnya sebagai reboot total, tetapi perubahan pemeran untuk beberapa karakter memang menjadi bagian dari rencana.

X-Men berada dalam posisi ideal untuk memulai fase tersebut.

Sampai sekarang, Marvel masih bisa menggunakan Patrick Stewart, Ian McKellen, Hugh Jackman, dan aktor X-Men lainnya melalui konsep multiverse.

Namun setelah Secret Wars, studio memiliki kesempatan untuk menutup hubungan dengan era Fox dan membentuk sejarah mutant yang benar-benar menjadi bagian dari MCU.

X-Men Bisa Menjadi Pilar Baru MCU

Marvel pernah membangun satu era besar dengan Avengers.

Sekarang, mereka memiliki Fantastic Four dan X-Men untuk membentuk generasi berikutnya.

Dua kelompok tersebut memiliki dunia yang jauh lebih luas dibanding sekadar satu franchise film.

Fantastic Four membuka jalan menuju cerita kosmik Marvel.

Sedangkan X-Men membawa ratusan karakter mutant dengan kelompok, konflik, sekolah, negara, hingga musuh mereka sendiri.

Karena itu, kedatangan X-Men bukan hanya soal menambahkan Wolverine atau Cyclops ke film Avengers berikutnya.

Marvel sedang mendapatkan sebuah dunia baru yang bisa berkembang menjadi banyak film dan serial.

Dan tanda-tanda awalnya sudah mulai terlihat.

X-Men lama masih mendapat kesempatan terakhir untuk kembali melalui Multiverse Saga.

Namun pada saat yang sama, generasi mutant berikutnya sudah mulai dibentuk untuk mengambil alih MCU setelahnya.

Rangkuman AI RadarLusa

3 Poin Kunci Laporan Ini:

  • Kevin Feige mengatakan X-Men versi MCU akan menggunakan pendekatan yang lebih muda dan menjadi bagian dari era baru setelah Avengers: Secret Wars.
  • Marvel masih membawa sejumlah aktor X-Men era Fox ke Avengers: Doomsday, termasuk Patrick Stewart, Ian McKellen, James Marsden, Rebecca Romijn, Kelsey Grammer, dan Alan Cumming.
  • Generasi baru mulai terbentuk dengan Sadie Sink sebagai Jean Grey serta Samara Weaving yang dilaporkan bergabung sebagai Emma Frost.
Bagikan perspektif ini dengan rekan Anda
Arya Permana
Tentang Penulis

Arya Permana

Reson & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada tanggapan. Jadi yang pertama berkomentar!

Baca Juga