Tuesday, 6 October 2026
Kembali ke Beranda

Siapa No Na? Girl Group Indonesia di Balik Lagu honk!

Beranggotakan empat perempuan Indonesia, No Na membawa pop global dengan identitas lokal melalui angkot hingga fenomena “Om Telolet Om”.

Siapa No Na? Girl Group Indonesia di Balik Lagu honk!

Cover Lagu Honk Sumber : Youtube No Na

No Na menjadi salah satu nama baru yang menarik perhatian di musik pop Indonesia.

Bukan hanya karena mereka adalah girl group beranggotakan empat perempuan Indonesia, tetapi juga karena pendekatan musik dan visualnya mencoba membawa identitas lokal ke dalam format pop yang ditujukan untuk pasar global.

Perhatian terhadap grup ini semakin besar setelah mereka merilis “honk!”, lagu yang memasukkan referensi angkot dan fenomena “Om Telolet Om” ke dalam dunia pop No Na.

Lalu, siapa sebenarnya No Na?

Siapa No Na?

No Na adalah girl group asal Indonesia yang berada di bawah naungan 88rising.

Grup ini beranggotakan empat member:

  • Christy Gardena
  • Esther Geraldine
  • Baila Fauri
  • Shazfa Adesya

Keempatnya memiliki latar belakang dalam musik, vokal atau dance sebelum akhirnya dipertemukan dalam proyek No Na.

No Na diperkenalkan secara resmi pada 2025 dan sejak itu mulai membangun identitas sebagai grup pop Indonesia yang diarahkan untuk menjangkau audiens internasional.

Bagaimana No Na Terbentuk?

Perjalanan menuju terbentuknya No Na tidak dimulai melalui format survival show seperti banyak grup idola Asia.

Beberapa member awalnya ditemukan melalui aktivitas dan video mereka secara online.

Proses tersebut kemudian berkembang menjadi pembentukan grup dan periode training.

Mereka menjalani pelatihan yang tidak hanya berfokus pada vokal dan dance, tetapi juga eksplorasi identitas musik.

Pendekatan tersebut penting karena No Na tidak sekadar mencoba meniru formula girl group dari negara lain.

Mereka justru mulai membangun karakter yang semakin terlihat melalui beberapa rilisan awalnya.

Apakah No Na Grup K-pop?

Tidak.

No Na adalah girl group Indonesia.

Mereka memang memiliki sejumlah elemen yang familiar dalam industri idol modern, seperti koreografi, visual yang kuat dan struktur grup dengan beberapa member.

Namun menyebut No Na sebagai grup K-pop tidak tepat karena identitas dan asal grupnya adalah Indonesia.

Label mereka, 88rising, juga dikenal sebagai perusahaan musik yang banyak membawa artis Asia ke pasar global.

Karena itu, No Na lebih tepat dilihat sebagai global pop group asal Indonesia.

Siapa Saja Member No Na?

No Na memiliki empat member: Christy, Esther, Baila dan Shaz.

Masing-masing membawa karakter berbeda ke dalam grup.

Perbedaan latar vokal, dance dan performance tersebut kemudian digunakan sebagai bagian dari identitas No Na sebagai grup.

Format empat member juga membuat masing-masing anggota memiliki ruang yang cukup terlihat dalam musik, koreografi dan konten visual mereka.

Lagu Apa yang Membuat No Na Dikenal?

No Na sudah merilis sejumlah lagu sejak debut.

Beberapa di antaranya adalah “Shoot”, “Work” dan “Rollerblade”.

Namun salah satu rilisan yang mendapat perhatian besar di Indonesia adalah “honk!”.

Lagu tersebut dirilis pada 31 Juli 2026 dan membawa sesuatu yang sangat familiar bagi pendengar Indonesia ke dalam musik pop modern.

Suara klakson dan fenomena “Om Telolet Om” menjadi bagian dari identitas lagunya.

Kenapa Lagu honk! Viral?

Salah satu kekuatan “honk!” berada pada kemampuannya menggabungkan sesuatu yang lokal dengan format pop global.

Fenomena “Om Telolet Om” pernah menjadi meme internet besar dari Indonesia pada 2016.

No Na kemudian membawa kembali memori tersebut melalui lagu dan materi visual “honk!”.

Video musiknya juga menggunakan elemen transportasi serta suasana jalanan yang familiar bagi masyarakat Indonesia.

Hasilnya adalah kombinasi antara nostalgia internet, identitas lokal dan produksi pop modern.

Video musik “honk!” kemudian sempat berada di jajaran trending YouTube di sejumlah pasar.

Apa Hubungan honk! dengan Angkot?

Angkot menjadi salah satu elemen visual paling jelas dalam era “honk!”.

Alih-alih menggunakan latar yang dibuat terasa seperti kota di luar Indonesia, No Na justru menampilkan estetika transportasi urban lokal.

Pendekatan tersebut membuat visual mereka mudah dikenali.

Bagi penonton Indonesia, angkot bukan properti eksotis.

Ia merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Namun ketika ditempatkan dalam video musik pop yang ditujukan untuk audiens global, benda yang sangat biasa tersebut berubah menjadi identitas visual.

Siapa yang Menulis honk!?

Keempat member No Na ikut terlibat dalam proses kreatif lagu tersebut bersama sejumlah kolaborator.

Stephanie Poetri juga tercatat sebagai salah satu nama yang terlibat dalam penulisan “honk!”.

Keterlibatan para member menjadi penting karena membantu membuat identitas grup tidak hanya datang dari konsep yang diberikan kepada mereka.

No Na perlahan membangun dunia kreatifnya sendiri.

No Na Berada di Label Apa?

No Na berada di bawah 88rising.

Nama 88rising sudah lama mempunyai hubungan dengan artis Asia dan diaspora Asia yang ingin menjangkau pasar global.

Perusahaan tersebut sebelumnya ikut membangun perjalanan internasional berbagai artis dari kawasan Asia.

Bagi No Na, berada dalam ekosistem tersebut membuka peluang untuk membawa pop Indonesia ke audiens yang lebih luas.

Kapan Album Pertama No Na Dirilis?

No Na sedang menuju album debut mereka yang berjudul Island Girl.

Album tersebut dijadwalkan rilis pada 18 September 2026.

Sejumlah lagu yang telah diperkenalkan sebelumnya akan menjadi bagian dari proyek tersebut, termasuk “Work”, “Rollerblade” dan “honk!”.

Album debut akan menjadi ujian berikutnya bagi No Na.

Sebuah single viral dapat memperkenalkan nama grup, tetapi album akan menunjukkan seberapa kuat identitas musik mereka ketika dikembangkan dalam proyek yang lebih panjang.

Kenapa No Na Menarik untuk Musik Indonesia?

Indonesia tidak kekurangan penyanyi solo atau band.

Namun girl group Indonesia yang dibangun dengan orientasi global masih relatif jarang mendapatkan perhatian internasional sebesar artis dari pasar seperti Korea Selatan.

No Na berada di posisi menarik karena mereka tidak berusaha menyembunyikan asalnya.

Angkot, bahasa visual Indonesia dan bahkan meme lokal justru digunakan sebagai bagian dari identitas.

Jika pendekatan tersebut terus berkembang, No Na bisa menjadi contoh bahwa musik Indonesia tidak harus menghilangkan unsur lokal untuk terlihat global.

Justru sesuatu yang sangat Indonesia bisa menjadi alasan audiens internasional memperhatikannya.

Rangkuman AI RadarLusa

3 Poin Kunci Laporan Ini:

  • No Na merupakan girl group Indonesia yang berada di bawah label 88rising.
  • Grup beranggotakan Christy Gardena, Esther Geraldine, Baila Fauri dan Shazfa Adesya.
  • “honk!” membawa referensi angkot dan fenomena “Om Telolet Om”, sementara album debut Island Girl dijadwalkan rilis 18 September 2026.
Bagikan perspektif ini dengan rekan Anda
Dewi Anggraini
Tentang Penulis

Dewi Anggraini

Reson & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada tanggapan. Jadi yang pertama berkomentar!

Baca Juga