Tuesday, 6 October 2026
Kembali ke Beranda

YouTube Ubah Syarat Monetisasi Mulai Februari 2027, Ini Aturan Barunya

Ambang untuk mendapatkan bagi hasil iklan naik dua kali lipat, sementara kreator yang sudah berada dalam YouTube Partner Program tidak perlu memenuhi ulang syarat masuk tersebut.

YouTube Ubah Syarat Monetisasi Mulai Februari 2027, Ini Aturan Barunya

YouTube akan memperbarui sejumlah ketentuan dalam YouTube Partner Program mulai 1 Februari 2027, termasuk ambang monetisasi untuk kreator baru dan pembagian pendapatan Shorts. Ilustrasi: RadarLusa/AI.

Mendapatkan penghasilan dari YouTube akan menjadi lebih sulit bagi kreator baru.

YouTube akan mengubah persyaratan utama YouTube Partner Program (YPP) mulai 1 Februari 2027, termasuk menaikkan jumlah jam tayang dan views Shorts yang dibutuhkan untuk mendapatkan akses ke sistem bagi hasil iklan.

Perubahan terbesar berada pada ambang masuk monetisasi.

Kreator baru nantinya membutuhkan sedikitnya 1.000 subscriber dan 8.000 qualified public watch hours dalam 12 bulan terakhir, atau 20 juta qualified YouTube Shorts views dalam 90 hari.

Angka tersebut dua kali lebih tinggi dibanding persyaratan sebelumnya untuk mendapatkan bagi hasil iklan.

Apa Syarat Monetisasi YouTube Mulai Februari 2027?

Untuk memperoleh akses ke bagi hasil pendapatan iklan melalui YouTube Partner Program, kreator baru harus memenuhi salah satu jalur utama berikut:

  • Memiliki minimal 1.000 subscriber dan 8.000 qualified public watch hours dalam 12 bulan terakhir, atau
  • Memiliki minimal 1.000 subscriber dan 20 juta qualified public Shorts views dalam 90 hari terakhir.

Sebelumnya, ambang tersebut berada pada 4.000 jam tayang untuk video panjang atau 10 juta Shorts views dalam periode 90 hari.

Artinya, jumlah subscriber yang dibutuhkan tidak berubah, tetapi target konsumsi konten meningkat dua kali lipat.

Perubahan ini berlaku mulai 1 Februari 2027 bagi kreator yang ingin masuk ke tier YPP yang memberikan akses terhadap bagi hasil iklan.

Bagaimana Perbandingannya dengan Aturan Lama?

Perubahan tersebut terlihat paling jelas jika membandingkan persyaratan sebelum dan sesudah 1 Februari 2027.

PersyaratanSebelum Februari 2027Mulai Februari 2027
Subscriber1.0001.000
Jam tayang video panjang4.000 / 12 bulan8.000 / 12 bulan
Shorts views10 juta / 90 hari20 juta / 90 hari

Bagi channel yang mengandalkan video panjang, tambahan 4.000 jam tayang membuat perjalanan menuju monetisasi menjadi jauh lebih panjang.

Sementara bagi kreator Shorts, tantangannya bahkan lebih terlihat karena mereka harus menghasilkan 20 juta qualified views hanya dalam periode tiga bulan.

Apakah Channel yang Sudah Monetisasi Harus Mengejar 8.000 Jam Tayang?

Tidak.

Perubahan ambang masuk tersebut terutama berlaku bagi kreator baru yang ingin memperoleh akses ke bagi hasil iklan melalui YouTube Partner Program.

YouTube menyatakan bahwa kreator yang sudah berada di YPP tidak otomatis dikeluarkan hanya karena tidak memenuhi persyaratan masuk baru tersebut.

Namun, bukan berarti kreator lama dapat membiarkan channel mereka sepenuhnya tidak aktif.

YouTube juga memperkenalkan ketentuan aktivitas baru bagi kreator yang ingin terus memperoleh pendapatan melalui program tersebut.

Ada Syarat Baru untuk Mempertahankan Penghasilan

Selain menaikkan ambang masuk, YouTube juga memperkenalkan persyaratan yang berkaitan dengan aktivitas channel.

Untuk tetap memperoleh penghasilan dari iklan dan subscription melalui YPP, kreator perlu mempertahankan setidaknya salah satu indikator aktivitas yang ditetapkan YouTube.

Di antaranya adalah mencapai 1.000 jam tayang dalam satu tahun, memperoleh 1 juta Shorts views, atau mempertahankan aktivitas upload tertentu seperti dua video panjang atau lima Shorts dalam periode 90 hari.

YouTube sebelumnya juga telah memiliki kebijakan yang memungkinkan monetisasi dinonaktifkan pada channel yang tidak mengunggah video atau membuat posting selama enam bulan atau lebih.

Perubahan terbaru semakin memperlihatkan bahwa YouTube ingin program monetisasinya digunakan oleh kreator yang masih aktif membangun audiens.

Bagaimana dengan Monetisasi YouTube Shorts?

Shorts menjadi salah satu bagian yang paling terdampak.

Kreator baru membutuhkan 20 juta qualified Shorts views dalam 90 hari untuk memenuhi jalur masuk utama YPP melalui Shorts.

Namun terdapat ketentuan lain setelah kreator masuk.

Untuk terus memperoleh pendapatan melalui Shorts Creator Pool, kreator harus mempertahankan setidaknya 10 juta qualified Shorts views dalam periode 90 hari.

Jika angka tersebut turun, kreator tidak otomatis dikeluarkan dari YouTube Partner Program. Namun, akses terhadap pendapatan dari Shorts Creator Pool dapat terdampak sampai persyaratan tersebut kembali terpenuhi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa YouTube tidak hanya ingin melihat satu video menjadi viral, tetapi juga konsistensi jumlah penonton dari waktu ke waktu.

Kenapa YouTube Memperketat Monetisasi?

Ekosistem kreator YouTube telah berubah besar sejak persyaratan monetisasi video panjang terakhir kali mengalami perubahan besar.

Short-form video berkembang pesat, jumlah kreator meningkat, dan sebuah channel sekarang dapat memperoleh jutaan views dalam waktu yang sangat singkat.

YouTube mengatakan perubahan tersebut dirancang agar program lebih mencerminkan kondisi creator economy saat ini dan memberikan penghargaan kepada kreator yang secara konsisten menghasilkan engagement.

Bagi YouTube, satu video viral tidak selalu menunjukkan bahwa sebuah channel memiliki audiens yang berkelanjutan.

Karena itu, indikator konsistensi semakin penting dalam menentukan siapa yang mendapatkan akses terhadap sistem monetisasi.

Apakah Kebijakan Ini Berhubungan dengan Konten AI?

Perubahan Februari 2027 tidak secara khusus melarang penggunaan AI.

Ini penting karena pembaruan kebijakan monetisasi YouTube sering disalahartikan sebagai larangan terhadap channel yang menggunakan artificial intelligence.

YouTube memang telah memperketat aturan mengenai inauthentic content, termasuk konten repetitif atau diproduksi secara massal menggunakan template dengan sedikit nilai tambah.

Namun penggunaan AI sendiri tidak otomatis membuat sebuah channel kehilangan monetisasi.

Yang menjadi persoalan adalah apakah konten tersebut original, autentik, memberikan nilai kepada penonton, dan memenuhi kebijakan monetisasi YouTube.

Dengan kata lain, kreator masih dapat menggunakan AI sebagai bagian dari proses produksi selama hasil akhirnya memenuhi standar tersebut.

Apa Dampaknya bagi Kreator Baru?

Perubahan ini membuat fase awal membangun channel menjadi lebih berat.

Sebelumnya, channel video panjang dapat mengejar target 4.000 jam tayang dalam satu tahun. Mulai Februari 2027, target tersebut menjadi 8.000 jam.

Untuk Shorts, kreator harus mengumpulkan rata-rata lebih dari 6,6 juta qualified views per bulan apabila ingin mencapai 20 juta views dalam periode 90 hari.

Hal ini dapat mendorong kreator untuk tidak hanya mengejar jumlah upload, tetapi juga membangun penonton yang kembali menonton konten mereka secara konsisten.

Channel dengan komunitas kecil tetapi loyal kemungkinan memiliki posisi berbeda dibanding channel yang hanya sesekali mendapatkan video viral.

Kreator yang Sudah di YPP Perlu Melakukan Apa?

Kreator yang sudah menjadi anggota YouTube Partner Program tidak perlu panik dan mengejar 8.000 jam tayang hanya untuk mempertahankan status YPP.

Namun mereka tetap perlu memperhatikan ketentuan baru.

YouTube meminta kreator yang sudah berada dalam program untuk menerima persyaratan YPP yang diperbarui paling lambat 31 Januari 2027 agar dapat terus memperoleh penghasilan.

Kreator juga perlu memastikan channel tetap aktif dan mengikuti kebijakan monetisasi, termasuk aturan mengenai originalitas, reused content dan inauthentic content.

Monetisasi YouTube Semakin Menuntut Konsistensi

Perubahan yang berlaku Februari 2027 memperlihatkan arah yang semakin jelas dari YouTube.

Platform tidak hanya ingin mengetahui apakah seorang kreator pernah mendapatkan banyak views, tetapi apakah channel tersebut mampu mempertahankan audiens dan aktivitas dalam jangka panjang.

Bagi kreator baru, jalan menuju monetisasi memang menjadi lebih sulit.

Namun perubahan ini sekaligus menunjukkan bahwa konsistensi, originalitas dan kemampuan membangun audiens akan semakin penting dibanding sekadar mengejar satu video viral.

Mulai 1 Februari 2027, mendapatkan 1.000 subscriber saja tidak cukup. Tantangan sebenarnya adalah membuktikan bahwa penonton terus datang kembali.

Rangkuman AI RadarLusa

3 Poin Kunci Laporan Ini:

  • Mulai 1 Februari 2027, ambang utama YPP untuk bagi hasil iklan naik menjadi 8.000 jam tayang dalam 12 bulan atau 20 juta qualified Shorts views dalam 90 hari, dengan persyaratan 1.000 subscriber tetap berlaku.
  • Kreator yang sudah menjadi anggota YPP tidak harus kembali memenuhi ambang masuk baru, tetapi harus menerima ketentuan yang diperbarui paling lambat 31 Januari 2027.
  • YouTube juga memperkenalkan persyaratan aktivitas untuk mempertahankan penghasilan melalui YPP, sehingga monetisasi semakin diarahkan kepada channel yang aktif dan konsisten.
Bagikan perspektif ini dengan rekan Anda
Siti Nurhaliza
Tentang Penulis

Siti Nurhaliza

Reson & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada tanggapan. Jadi yang pertama berkomentar!

Baca Juga